Jumat, 06 Juni 2014

Semi Ilmiah


1.    Pengertian

Semi Ilmiah adalah karangan ilmu pengetahun yang menyajikan fakta umum dan menurut metodologi panulisan yang baik dan benar, ditulis dengan bahasa konkret, gaya bahasanya formal, kata-katanya tekhnis dan didukung dengan fakta umum yang dapat dibuktikan benar atau tidaknya atau sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan dan penulisannya pun tidak semi-formal tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah yang sintesis-analitis karena sering dimasukkan karangan non-ilmiah. Maksud dari karangan non-ilmiah tersebut ialah karena jenis semi ilmiah memang masih banyak digunakan misal dalam komik, anekdot, dongeng, hikayat, novel, roman dan cerpen.

2.    Ciri-ciri karangan semi ilmiah

Ø  Emotif, kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak sistematis, lebih mencari  keuntungan dan sedikit informasi.

Ø  Persuasif, penilaian fakta tanpa bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan cukup informative.

Ø  Deskriptif, pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan subjektif.

Ø  Kritik tanpa dukungan bukti.

Ø  Ditulis berdasarkan fakta pribadi

Ø  Fakta yang disimpulkan subyektif

Ø  Gaya bahasa formal dan popular

Ø  Mementingkan diri penulis


3.    Jenis karangan semi ilmiah

  • ·   Artikel
  • ·         Editorial

  • ·         Feature

  • ·         Manga

  • ·         Opini

  • ·   Reportase


Contoh Semi Ilmiah:

Apakah Polusi udara Mempengaruhi Kesehatan Jantung dan Paru-paru?


Jakarta, Tujuh juta kematian telah terjadi sebagai akibat dari polusi udara menurut organisasi kesehatan dunia WHO. Para ilmuwan menduga, partikel-pertikel penyebab polusi udara memberikan dampak buruk pada jantung dan paru-paru.

Para ahli di Britania Raya sedang meneliti kaitan antara partikel-partikel yang terkandung dalam polusi udara dengan kesehatan jantung dan paru-paru. Ditemukan ada keterkaitan di antara keduanya pada orang lanjut usia.

Dr. Ai Milojevic, peneliti di London School of Hygiene & Tropical Medicine mengatakan, timnya telah menganalisis data tahun 2003-2009 mengenai kaitan antara paparan polusi udara dengan gangguan kardiovaskular. Bukti keterkaitan paling kuat terdapat pada wanita dan orang-orang berusia 75 tahun ke atas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar